Bogor (23/06) – Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan studi ekskursi ke Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) pada tanggal 22 – 23 April 2026. Dalam kegiatan ini Kadet mahasiswa Teknik elektro cohort-4 sejumlah 25 orang didampingi oleh Kaprodi, Sesprodi, staf dan dosen yang turut dalam kegiatan studi ekskursi ini. Satker yang menjadi tujuan kegiatan ini adalah Dinas Survei dan Verifikasi Nautika (Disveranautika) yang tugas utamanya adalah melakukan survei, verifikasi, dan validasi data nautika (terkait kelautan dan kenavigasian), termasuk pemetaan laut, pengukuran kedalaman perairan, serta pemutakhiran informasi navigasi untuk keperluan militer maupun sipil. Disveranautika yang saat ini dipimpin oleh Kadisveranautika Kolonel Laut (E) Dr. Anang Prasetio Adi, S.T., M.Si., M.Tr.Opsla. juga mendukung keselamatan pelayaran, operasi militer di laut, dan penyusunan peta laut resmi yang diterbitkan oleh Pushidrosal.
Dalam pengarahannya Kadisveranautika yang juga merupakan alumni program doktoral Universitas Pertahanan mengenalkan organisasi Pushidrosal dengan tupoksinya serta alutsista kapal survei yang berada di jajaran Pushidrosal. Beliau berpesan agar para Kadet dapat mempelajari dengan sungguh-sungguh materi yang diberikan oleh para instruktur sehingga dapat menambah wawasan dan pengetahuan.
Pembelajaran dilaksanakan secara klasikal di Gedung Aldebaran yang di dalamnya terdapat Kolam Uji Arus Pushidrosal berfungsi sebagai fasilitas riset dan pengujian teknologi kelautan, yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia TNI AL di bidang hidro-oseanografi. Para Kadet Program Studi Teknik Elektro cohort-3 berkesempatan memperoleh ilmu serta pengalaman dari para instruktur yang telah berpengalaman di Disveranautika. Mereka mendapatkan pengetahuan dan pengalaman langsung dari para instruktur, yang mencakup pengenalan dan praktik penggunaan peralatan survei, baik secara manual maupun otomatis.


Dalam kegiatan praktek para Kadet mendapatkan kesempatan untuk mempelajari penggunaan LiDAR Batimetri YellowScan Navigator yang menggunakan wahana Drone ArcSky X33. YellowScan Navigator merupakan sistem LiDAR batimetri khusus yang dirancang untuk pemetaan perairan dangkal dari udara . Sistem ini mengintegrasikan laser hijau dengan panjang gelombang 532 nm yang mampu menembus kolom air, sehingga memungkinkan perolehan data topografi dasar perairan dan daratan secara simultan dalam satu misi penerbangan. Prinsip kerja sistem ini memanfaatkan kemampuan laser hijau (532 nm) untuk menembus kolom air. Sensor merekam dua pantulan utama: pantulan pertama dari permukaan air dan pantulan kedua dari dasar perairan . Perbedaan waktu antara kedua pantulan tersebut, setelah dikoreksi dengan indeks refraksi air, menghasilkan data kedalaman yang akurat hingga ketelitian 3 cm.


Pengalaman yang diperoleh para kadet selama dua hari menjalani pembelajaran di Disveranautika merupakan suatu kesempatan yang sangat bernilai. Mereka berkesempatan mempelajari secara langsung pengoperasian peralatan serta memperoleh pengalaman dari para praktisi yang setiap harinya bergelut di bidang tersebut. Dalam kegiatan itu, para kadet juga diberikan tantangan untuk dapat menciptakan berbagai inovasi penelitian guna meningkatkan kinerja peralatan survei. Prinsip kerja peralatan survei di Pushidrosal memiliki keterkaitan yang erat dengan disiplin ilmu yang dipelajari oleh para kadet. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.



