Bogor (20/05) – Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan (FTTP) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Pakar dengan tema “New Innovative Blast Resistant Glass Materials for Application in Defence Industry” yang dilaksanakan di kelas besar Dekanat D lantai 3 FTTP Unhan RI. Pada kegiatan kuliah pakar kali ini menghadirkan dua narasumber yaitu Prof. Ir. Dr. Mohammed Alias Yusof dari Universiti Pertahanan Nasional Malaysia yang menyampaikan inovasi material kaca tahan ledakan untuk aplikasi industri pertahanan, serta Kol. (Czi) Asril Arifin, S.T., M.Han. yang memaparkan Peran Pusat Konstruksi Kemhan dalam Mendukung Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Kegiatan kuliah pakar dibuka oleh Marsekal Pertama TNI Prof. Dr. Sovian Aritonang yang mewakili Dekan FTTP Unhan RI dan dihadiri oleh sivitas akademika Program Studi Teknik Sipil. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan kuliah pakar diharapkan dapat menjadi sarana bagi para kadet untuk memperluas wawasan dan menggali pengetahuan baru yang dapat mendukung pelaksanaan tugas serta pengembangan akademik di masa mendatang.


Pada sesi pemaparan materi, narasumber pertama menjelaskan perkembangan teknologi blast resistance glass melalui pengembangan laminated glass dengan kombinasi resin dan polycarbonate yang mampu meningkatkan ketahanan terhadap gelombang ledakan. Berbagai pengujian material dilakukan untuk melihat tingkat ketahanan struktur kaca terhadap beban ledakan sehingga dapat diaplikasikan pada bangunan dengan tingkat keamanan tinggi seperti fasilitas pertahanan maupun infrastruktur vital.


Sementara itu, narasumber kedua menjelaskan peran strategis Pusat Konstruksi Kementerian Pertahanan dalam mendukung operasi militer selain perang melalui pembangunan infrastruktur pertahanan, pembangunan wilayah perbatasan, bantuan penanggulangan bencana, rehabilitasi sarana dan prasarana, serta pembangunan fasilitas pendidikan dan pertahanan nasional. Disampaikan pula bahwa pembangunan infrastruktur pertahanan membutuhkan sinergi berbagai instansi serta mempertimbangkan aspek sosial, legalitas, dan kebutuhan masyarakat di wilayah pembangunan.
Acara kuliah pakar berlangsung dengan lancar dalam suasana yang hangat dan interaktif. Moderator Dr. Eng. Maulana Yusup Rosadi, S.T., M.Eng., yang juga dosen Program Studi Teknik Sipil, memandu jalannya sesi pemaparan dan diskusi dengan baik sehingga mendorong antusiasme para kadet dalam menyampaikan pertanyaan serta tanggapan kepada narasumber. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan serta memperkuat pemahaman kadet mengenai pengembangan teknologi material inovatif dan peran pembangunan infrastruktur dalam mendukung sistem pertahanan negara.

