Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (FTTP Unhan RI)

Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (FTTP Unhan RI) telah menyelenggarakan kegiatan kuliah pakar sebagai manifestasi aktivitas akademik yang ditujukan kepada seluruh anggota Prodi Teknik Mesin FTTP Unhan RI. Topik yang dibahas yaitu “Pengembangan Bahan Bakar Padat Alternatif Dalam Rangka Mendukung Ketahanan dan Kemandirian Energi Indonesia yang Berkelanjutan”. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia, Prof. Dr. Henry Setiyanto, S.Si., M.T., Wadek Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Marsma TNI Prof. Dr. Ir. Sovian Aritonang, S.Si., M.Si., Wadek Keuangan dan Umum Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Brigjen TNI Wawan Subarjo, S.Sos., M.Si., Kaprodi Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan,   Kolonel Czi Akil Suwandi, S.T., M.M., M.Han., dan bersama-sama dengan para dosen Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan UNHAN RI. Kegiatan ini berlangsung di Aula Serbaguna Universitas Pertahanan Republik Indonesia dan dihadiri oleh lebih dari 50 peserta.

Kegiatan ini dibuka dengan opening remarks oleh Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia Prof. Dr. Henry Setiyanto, S.Si., M.T.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pengembangan bahan bakar alternatif yang berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pertahanan negara untuk menciptakan kemandirian energi yang juga ramah lingkungan dan mampu menghadapi tantangan masa depan. Kegiatan ini dimoderatori oleh Victoriano Jonathan Lendeng, S.T., M.T., selaku Dosen Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik dan Teknologi Pertahanan, Universitas Pertahanan RI.

Dalam kuliah pakar kali ini, pemaparan materi diisi oleh narasumber Prof. Dr. Ir. Toto Hardianto, DEA yang merupakan Guru Besar Teknik Mesin, Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara, Institut Teknologi Bandung. Kuliah pakar ini berfokus pada pengembangan bahan bakar padat alternatif sebagai solusi strategis terhadap krisis energi dan tantangan lingkungan di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominasi penggunaan bahan bakar fosil yang tidak terbarukan serta berkontribusi besar terhadap emisi karbon dan perubahan iklim global.

Melalui pendekatan sistematis, Prof. Toto mengembangkan peta jalan energi nasional yang mencakup identifikasi sumber daya lokal seperti biomassa, limbah pertanian, sampah kota, dan gambut, yang dapat dikonversi menjadi bahan bakar padat berkualitas tinggi. Teknologi yang digunakan meliputi proses torefaksi, peningkatan kualitas batubara, serta konversi biomassa menjadi bahan bakar setara batubara. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan nilai kalor bahan bakar, tetapi juga mengurangi limbah dan emisi gas rumah kaca.

Penelitian ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 7 (energi bersih dan terjangkau), SDG 12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), serta SDG 13 (penanganan perubahan iklim). Upaya transisi menuju energi terbarukan sangat penting untuk menekan emisi dan mendukung keberlanjutan sistem energi nasional.

Dari perspektif pengabdian kepada negara, penelitian ini berkontribusi langsung terhadap ketahanan dan kemandirian energi Indonesia. Dengan memanfaatkan sumber daya domestik, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada energi impor serta meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal. Selain itu, pengembangan teknologi ini berpotensi membuka lapangan kerja baru di sektor energi dan industri berbasis biomassa.

Lebih lanjut, kolaborasi dengan Universitas Pertahanan (Unhan) menjadi relevan dalam konteks keamanan energi nasional sebagai bagian dari pertahanan negara. Sinergi antara ITB dan Unhan dapat memperkuat riset strategis yang mengintegrasikan aspek teknologi, kebijakan, dan geopolitik energi. Dengan demikian, penelitian bahan bakar padat alternatif ini tidak hanya menjadi inovasi teknis, tetapi juga bagian dari upaya besar dalam menjaga kedaulatan energi dan keberlanjutan pembangunan Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top