Bandung (12/07) – Kancah inovasi internasional kembali menjadi saksi ketangguhan generasi muda Indonesia. Delegasi Kadet Mahasiswa Fakultas Teknologi Pertahanan (FTTP) Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICYMS) 2026 yang diselenggarakan pada tanggal 06–12 Juli 2026 di Bandung. Kompetisi ilmiah bergengsi ini menjadi medan persaingan ketat yang diikuti oleh lebih dari 2.800 peserta dari 16 negara yang tergabung dalam 466 tim inovator dunia.
Partisipasi aktif Unhan RI dalam ajang ini merupakan wujud nyata dari komitmen lembaga dalam memperkuat budaya riset, pendidikan, serta pengembangan inovasi teknologi yang kompetitif. Langkah strategis ini terbukti berhasil memperkokoh daya saing kadet mahasiswa dalam melahirkan teknologi mutakhir yang berdampak langsung pada kepentingan pertahanan dan pembangunan nasional.
Ketajaman riset sosial-teknologi Unhan RI dibuktikan lewat dominasi tim bentukan FTTP yang mengusung inovasi bertajuk “AKSAWIRA – Sensor-integrated Aerial Waypoint Intelligence for Rescue and Anomaly-detection”. Konsep revolusioner ini dirancang secara visioner untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan (search and rescue) serta deteksi anomali mutakhir berbasis sistem sensor cerdas.
Di bawah bimbingan langsung Kolonel Infanteri Adam Mardamsyah, M.Han, inovasi ini dikembangkan oleh Sersan Kadet Teknik Sipil Intan Ramadhanty , Sersan Kadet Teknik Elektro Yunnia Amin Raida, Sersan Kadet Teknik Mesin Ayron Dion Putra Herliantho , Sersan Kadet Teknik Elektro Ali Fathul Saputra , Sersan Kadet Teknik Elektro Ifan Maulana Effendi, Sersan Kadet Teknik Informatika Michael Pratama Hamonangan, dan Kopral Kadet Teknik Elektro Tafakur Akbari Ilmi . Berkat rancangan inovasi yang memukau dan solutif, Tim AKSAWIRA berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi Silver Medal pada kategori Social Science.
Keberhasilan luar biasa ini sekaligus menjadi kado prestisius bagi Unhan RI di pertengahan tahun 2026. Capaian gemilang ini tidak lepas dari ekosistem akademik yang suportif, yang senantiasa mendorong para kader intelektual pertahanan untuk terus berinovasi dan membuktikan bahwa putra-putri terbaik bangsa memiliki kemampuan kompetitif di level global demi kejayaan bangsa dan negara.
Dengan pencapaian ini, Unhan RI semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan pertahanan unggulan yang mampu melahirkan kader pemimpin dan inovator masa depan yang siap membawa Indonesia menuju kemandirian teknologi pertahanan.


